Profil Kami
Lebih dari empat dekade mendekatkan manusia dengan satwa dan alam Indonesia.
Taman Safari Indonesia adalah salah satu lembaga konservasi ex-situ terbesar di Asia Tenggara, dengan taman satwa, akuarium, dan resor di Jawa dan Bali.
Taman Safari Indonesia adalah perjalanan yang berakar pada kecintaan terhadap satwa serta komitmen terhadap kesejahteraan dan kelestariannya. Di berbagai destinasi kami, konservasi, penelitian, edukasi, dan rekreasi hadir berdampingan untuk mendekatkan manusia dengan alam, menghadirkan pengalaman yang bermakna sekaligus menumbuhkan kepedulian yang lebih dalam terhadap satwa dan alam yang kita miliki bersama.
Perjalanan kami dimulai dari Royal Safari Garden di Cisarua pada 1979. Kini Taman Safari Indonesia mengelola taman satwa, taman laut, akuarium, dan resor di Jawa dan Bali, mulai dari Taman Safari Bogor, Taman Safari Prigen, Taman Safari Bali, Marine Safari Bali, Beach Safari Batang, Solo Safari, Jakarta Aquarium & Safari, hingga Enchanting Valley. Setiap destinasi menghadirkan pengalaman yang berbeda dengan semangat yang sama.
Sebagai anggota WAZA, SEAZA, dan PKBSI, kami menjadikan standar kesejahteraan satwa nasional dan internasional sebagai acuan dalam merawat setiap satwa. Komitmen ini mendapat pengakuan, antara lain Program Breeding Terbaik dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan pada 2024, serta penghargaan Outstanding Contribution for Animal Welfare dari Perhimpunan Dokter Hewan Indonesia (PDHI) pada 2025.
Konservasi, Edukasi, dan Rekreasi
Setiap kunjungan ikut menjaga satwa.
Bagi kami, rekreasi bukan tujuan akhir. Setiap kunjungan ikut mendukung perawatan satwa, program pengembangbiakan, dan riset yang kami jalankan. Pengunjung datang untuk bersenang-senang, lalu pulang dengan pemahaman baru tentang satwa dan alam Indonesia.
Rumah bagi Satwa Indonesia
Kami memprioritaskan satwa endemik Indonesia yang terancam punah.
Harimau sumatera, gajah sumatera, owa jawa, kucing emas, dan elang jawa termasuk satwa yang kami kembangbiakkan bersama pemerintah dan jejaring kebun binatang dunia. Bersama BKSDA, kami juga merehabilitasi satwa sitaan, dengan Rumah Sakit Satwa di Taman Safari Bogor sebagai pusat seluruh upaya konservasi.
Anggota Dari