Macan Kumbang Masuk Rumah Warga di Gunung Sari Batang Berhasil Dievakuasi, Kini Jalani Observasi di Beach Safari Batang
Oleh Admin | 23 Sep 2026
Batang, 12 Agustus 2026 — Seekor macan kumbang (Panthera pardus melas) yang dilaporkan masuk ke rumah warga di Desa Gunung Sari, Kecamatan Bawang, Kabupaten Batang, berhasil dievakuasi oleh tim gabungan pada Rabu (12/8).
Evakuasi dilakukan setelah adanya laporan dari masyarakat mengenai keberadaan satwa liar tersebut di sekitar permukiman warga. Menindaklanjuti laporan tersebut, tim dari BKSDA Jawa Tengah bersama Taman Safari Unit 4, Beach Safari Batang, serta Forkopimcam Kecamatan Bawang melakukan proses evakuasi untuk mengamankan satwa sekaligus mencegah terjadinya konflik antara satwa liar dan masyarakat.
Kepala KSDA Wilayah Semarang, Rimbawanto, menjelaskan bahwa evakuasi dilakukan sebagai tindak lanjut atas laporan masyarakat.
“Kami bersama tim yang terdiri dari BKSDA Jateng, Taman Safari Unit 4, Beach Safari Batang dan teman-teman Forkopimcam Kecamatan Bawang melakukan kegiatan evakuasi terhadap macan kumbang yang masuk ke rumah warga di Desa Gunung Sari,” jelas Rimbawanto.
Dalam proses evakuasi, tim mendapati adanya indikasi luka pada bagian kaki kanan satwa. Setelah berhasil diamankan, macan kumbang tersebut kemudian dibawa ke Beach Safari Batang untuk mendapatkan penanganan dan observasi lebih lanjut.
Dokter Hewan Beach Safari Batang, drh. Danny Bagus Wibowo, menjelaskan bahwa berdasarkan pemeriksaan awal, satwa terlihat mengalami pincang pada kaki kanan. Setelah dilakukan pembiusan dan evakuasi, tim menemukan adanya luka terbuka pada bagian kaki depan kanan.
“Berdasarkan pemeriksaan, pada kaki depan kanan ditemukan luka terbuka dengan adanya jaringan nekrotik. Dari kondisi luka yang ditemukan, terdapat indikasi bahwa luka tersebut bukan merupakan luka yang baru terjadi,” ungkap drh. Danny.
Saat ini, macan kumbang tersebut telah berada dalam kondisi aman di fasilitas Beach Safari Batang. Tim medis akan melakukan observasi secara berkala untuk mengetahui kondisi kesehatan satwa secara lebih menyeluruh, termasuk memastikan apakah terdapat kondisi lain selain luka pada kaki.
Penanganan ini menjadi bagian dari upaya bersama dalam menjaga keselamatan masyarakat sekaligus memastikan satwa liar mendapatkan penanganan yang tepat. Keberadaan fasilitas
konservasi dan satwa seperti Beach Safari Batang juga menjadi salah satu bagian penting dalam mendukung edukasi, perawatan, dan kepedulian terhadap satwa Indonesia.
Masyarakat diimbau untuk tidak melakukan tindakan sendiri apabila menemukan satwa liar yang masuk ke area permukiman. Segera laporkan kepada pihak berwenang agar proses penanganan dapat dilakukan oleh tim yang memiliki kompetensi dan prosedur yang tepat.
Beach Safari Batang mengajak masyarakat untuk terus meningkatkan kepedulian terhadap satwa liar dan lingkungan sekitar. Kehadiran fasilitas konservasi seperti Beach Safari Batang diharapkan dapat menumbuhkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya perlindungan satwa liar serta mendukung upaya edukasi dan konservasi di Indonesia.
Artikel Terkait
Upaya Taman Safari Indonesia - BKSDA Jateng Selamatkan Macan Kumbang Luka dari Rumah Warga di Batang
by Admin | 23 Sep 2026
Taman Safari Indonesia dan YKAI Kembali Hadirkan Keceriaan bagi Pejuang Kanker Anak
by Admin | 23 Sep 2026
InJourney Airports dan Taman Safari Indonesia Wujudkan "Journey of Hope" bagi Anak-anak Pejuang Hebat Bersama Yayasan Kanker Anak Indonesia
by Admin | 23 Sep 2026
Rio Tumbuh Optimal, Perkuat Keberhasilan Program Konservasi Panda Raksasa di Indonesia
by Admin | 14 Sep 2026